Pasti sangat sedih kalau kita tidak baikan dengan sahabat kita namun pastinya akan menyenangkan bila kita sudah baikan dengan sahabat kita. Rasanya lebih nyaman bila kita sudah baikan dan tidak marahan lagi dengan sahabat kita.
Akupun juga begitu, senang sekali kalau sudah berbaikan dengan sahabat sejatiku. Masalah biarkan berlalu. Senangnya berbaikan dengan sahabat sejatiku sudah tidak ada masalah yang perlu dipeributkan lagi. Masalah itu bermula saat kukira sahabatku ini marah denganku lalu aku marahan dengan dia. Aku sangat sedih akan hal itu kucoba untuk berbaikan dengannya namun dihentikan dengan sahabatku yang satunya bisa saja kusebut pengkhianat. Dia berbicara padaku bahwa sahabat sejatiku ini menyuruhnya memilih antara aku dengan dia, marah sekali aku mendengar perkataan itu. Namun kenyataanya bukan begitu, malahan kata-kata itu berbeda dengan kata yang keluar dari mulut sahabat sejatiku, ternyata sang pengkhianat itu mulai mengadu domba kami agar kami marahan. Kenyataan itu akhirnya terungkap. Sahabat sejatikupun deberitahu sang pengkhianat akan hal yang tidak pernah kukatakan. Kagetnya diriku mendengar hal itu. Sang Pengkhianat berusaha mengadu domba kami namun kami akhirnya baikan kembali.
Aku dan sahabat sejatiku mulai berjanji untuk tidak lagi percaya dengan sang pengkhianat. Sampai sini dulu y, Dagh......
Aku dan sahabat sejatiku mulai berjanji untuk tidak lagi percaya dengan sang pengkhianat. Sampai sini dulu y, Dagh......

Tidak ada komentar:
Posting Komentar